Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPP- IAEI) bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) menyelenggarakan Rakornas IAEI yang dilaksanakan pada hari Jumat 14 Desember 2018 di Bank Indonesia KPw Surabaya.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Munifah Syanwai, M.Si (Sekjen IAEI). Dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Halim Alamsyah (Ketua Lembaga Penjamin Simpanan), Anwar Bashori (Bank Indonesia) dan Dr. Nurul Huda (Lembaga Sertifikasi Profesi Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Islam/LSP EKBISI).

Pada kegiatan ini juga dilaksanakan MOU antara IAEI Institute, Lembaga Sertifikasi Profesi Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Islam (LSP-EKBISI) dengan kampus-kampus di seluruh Indonesia.

Peserta Rakornas kemudian mengikuti acara Seminar Nasional Peran Islamic Social Finance Dalam Mendukung Implementasi Sustainable Development Goals yang diselenggarakan di Ballroom Mall Grand City Surabaya.

Acara seminar nasional tersebut dimoderatori oleh Irfan Syauqi Beik (Pakar Ekonomi Syariah) dan menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Muhammad Cholifihani (Komite Nasional Keuangan Syariah) dan Iwan Agustiawan Fuad (Badan Wakaf Indonesia).

Seminar nasional tentang SDGs ini merupakan rangkaian acara Indoneaia Shari’a Economic Festival (ISEF 2018) yang sudah lima tahun diadakan.

Bapak Evan Hamzah Muchtar selaku Dosen STAI Asy-Syukriyyah yang ikut hadir dalam acara Rakornas IAEI dan Seminar Nasional mengatakan ada beberapa isu penting yang dapat diambil, diantaranya adanya program sosialisasi ekonomi syariah dengan model ekonomi syariah hasil kerjasama antara perguruan tinggi dengan Bank Indonesia.

Isu penting lainnya adalah peran LSP EKBISI dalam menerbitkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) kepada mahasiswa.