LPPM STAIS. MENARA 165  — LPPM STAIS beserta Yayasan Islam Asy-Syukriyyah menghadiri “School Briefing” Wakaf untuk keberkahan Ilmu dan Pengajaran  di gedung menara 165, ALC room lantai 9 Jakarta Selatan (8-8/2018).

Acara di mulai dengan sambutan salah satu pendiri Dompet Dhu’afa Republika sebagai narasumber Eri sudewo yang  mengatakan  Wakaf menyelamatkan asset umat dan mengembangkan asset umat,  Eri   juga menyampaikan Kemiskinan harus di perangi dengan pendidikan.

Demikian juga Dr. Imam Teguh Saptono(dari Badan Wakaf Indonesia )  menjelaskan  “Di dalam al Quran ada lebih 100 ayat perintah untuk berfikir . Menjelaskan fungsi otak manausia yang harus berfikir holistic. Sehingga ada kesadaran di mana dan mau kemana. Alloh memangil “ akal” bila  sudah di letakkan di atas kerangka “IMAN  dalam surat Al Thalaq ayat 10 selanjutnya penjelasan dari Pak Iman.

Inti acara adalah penjelasan What is edu’smart yang bertujuan membantu sistem belajar mengajar serta memajukan unit usaha sekolah. Edu ‘Smart mengabungkan dua aplikasi Gredu dan School Mart, penjelasan Baktiar (pembicara Edu ‘Smart).

“Gredu adalah aplikasi yang digunakan oleh sekolah (guru dan siswa) yang berisi bahan pembelajaran serta dapat memberikan laporan hasil belajar siswa kepada wali murid sehingga wali murid dapat memantau hasil belajar anak mereka”, kata Aston (salah satu pembicara) .

Acara di akhiri dengan diskusi tentang “Gredu” & “Schoolmart” yang sangat atraktif karena pesertanya bukan hanya berasal dari Jabodetabek melainkan juga berasal dari Bandung.