Mentari memulai paginya dengan sangat anggun. Yah.. Pagi ini bersamaan dengan diadakannya pagelaran SIQTAFEST (STAIS IQTAF Festival) yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAI ASY-SYUKRIYYAH Tangerang.

Tak lama berselang, mentari mulai naik dan memijarkan kehangatannya, bersamaan dengan datangnya para peserta Musabaqoh Hifzhil Quran yang termasuk dalam agenda SIQTAFEST 2018.

Agenda ini merupakan agenda yang baru dilakukan oleh HMP IAT pada tahun ini dengan harapan ditahun-tahun berikutnya akan terselenggara kembali dengan agenda lomba yang lebih banyak dan lebih variatif.

Untuk lomba musabaqoh hifzhil Qur’an ini peserta dibagi dalam tiga kategori, yaitu kategori jenjang SD-sederajat yang akan melombakan hafalan mereka pada juz 30, kemudian jenjang SMP-sederajat akan melombakan hafalan juz 30 ditambah beberapa surat pilihan, seperti surat Al-Mulk, Al-Waqiah, dan Ar-Rahman, lalu untuk jenjang SMA- sederajat akan melombakan hafalan sebanyak 2 juz, yaitu juz 29&30.

Lomba di pandu oleh juri-juri yg sudah sangat berpengalaman dibidangnya, tak tanggung-tanggung, juri yang didatangkan mayoritas adalah lulusan Al-Azhar University, Chairo, Egypt.

Tepat pada pukul 08.00 WIB, perlombaan dibuka oleh saudara Burhanudin Fajri selaku MC, kemudian terdapat juga sambutan dari pihak kampus yang diwakili oleh al-Ustadz Dahari S.Sos M.Pd.i dan dilanjut oleh sambutan ketua acara yaitu saudara Humaidi Syaidil Akbar.

Setelah pembukaan dan sambutan selesai, maka mulai dibagilah peserta ke dalam beberapa kelompok sesuai dengan kategori masing-masing. Setelah selesai pembagian masing- kelompok, mereka kemudian dipandu untuk keruangan lomba masing-masing oleh para pengawas ruangan.

Dan pada pukul 09.00 WIB di mulailah pelombaan acara Musabaqoh Hifzhil Qur’an, alhamdulillah perlombaan berlangsung sangat meriah dan sengit. Bahkan untuk kategori SD panitia harus mengadakan babak final karna begitu banyaknya pilihan yang bagus. Tetapi, untuk kategori SMP dan SMA sudah bisa ditentukan hasilnya lewat skor yang diterima.

Disaat waktu menunjukkan pukul 11.45 panitia serentak memberhentikan lomba dan mengintruksikan kepada seluruh peserta dan para pendamping peserta untuk ishoma (istirahat, sholat, dan makan) dan memberi tau bahwa perlombaan akan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00 WIB yang sekaligus di adakannya grand final untuk kategori juz 30.

Setelah selesai ishoma, pada pukul 13.00 WIB perlombaan dimulai kembali untuk menentukan juara 1, 2, dan 3 dari kategori juz 30. Ada kejadian menarik disini, dimana para finalis yang masuk ke babak final di tes oleh sang sa’il dengan surat2 pendek diawal seperti melanjutkan surat al-hasr, al-kautsar, al-maun dll, dan mereka seperti sangat kesulitan untuk menyambungkan dari surah satu ke surah yang lain, yang dimana pada babak awal mereka sangat piawai dalam menyambung surah-surah yang panjang yang berada dipenghujung juz amma tersebut seperti surah Abasa, At-Takwir, dll.

Dengan kejadian seperti ini, pekerjaan juri tak seberat babak pertama dikarenakan banyak dari finalis yang gagal dalam sambung surah dan penentuan juara dari kategori SD akhirnya bisa cepat ditentukan.

Pada pukul 14.00 WIB diumumkanlah semua pemenang dari kategori SD, SMP, dan SMA, sekaligus dengan pembagian hadiah, sertifikat, dll. yang juga sebagai sebuah penanda bahwa acara telah berakhir.

“Semoga kedepannya kami bisa mengadakan event ini dengan lebih baik lagi, dan semoga perjuangan kami membumikan Al-Qur’an tak berhenti sampai disini”
(Harapan seluruh anggota HMP Ilmu Al-Qur’an & Tafsir)

TIADA HARI TANPA AL-QUR’AN

Tangerang 6 Mei 2018

Mohammad Maskur